MATAHARI:
Imajinasi
KUPASAN:
MATAHARI:
Imajinasi
Matahari (Makna Kata Hari Ini):
"Ada waktunya kita diam untuk berfikir, tapi biarkan orang lain tahu apa yang ada dalam kepala dan hati kita. Bicaralah, karena dengan menyembunyikannya hanya akan menyiksa diri sendiri. Ingat, orang lain tidak bisa membaca pikiran kita, jadi cara terbaik adalah dengan mengutarakannya."
Kupasan :
Diam itu emas, pepatah lama itu tak selalu cocok di setiap kondisi. Tidak selamanya diam menjadi emas, karena diam membuat lain bertanya-tanya apa yg kita rasakan, apa yang kita pikirkan. Jangan membuat orang lain menebak-nebak isi hati kita dengan diam, karena diam tidak akan memecahkan masalah apap
Mari kita simak tanggapan beberapa orang:
"Saya selalu berfikir bahwa hubungan asmara yang sempurna adalah hubungan yang tanpa diwarnai pertengkaran. Karena itu, saya lebih sering diam walaupun di hati saya kesal dengan pasangan saya, saya juga sering saat dia bertanya apakah saya baik-baik saja, saya juga lebih banyak diam saat cemburu melihat dia menatap wanita lain. Bukan hubungan sempurna yang saya dapat, justru hati ini remuk rasanya karena terlalu banyak diam. Akhirnya saya coba pelan-pelan belajar mengungkapkan apa yang saya rasaka. Memang kadang ada pertengkaran dalam hubungan kami. Tapi itu justru jadi kunci pembelajaran mengenal karakter, dan saya juga lega karena tidak harus diam meredam apa yang saya rasakan." (Ivo, 24 tahun)
"Saya sering heran, kenapa wanita suka memendam perasaannya. Jika saya tanya "Sayang, kamu kenapa?" kekasih saya seringkali menggeleng dan bilang "Tidak apa-apa" tapi beberapa menit kemudian dia ngambek bahkan menangis karena saya dianggap tidak mengerti dirinya. Saya kan bingung, saya tidak bisa membaca isi hati dan pikirannya..." (Dendy, 26 tahun)
"Mungkin karena saya agak pemalu dan agak tertutup, saya jarang sekali bersuara, termasuk dikantor. Ada hal-hal yang sering kali saya takutkan, takut salah ngomong, takut ide saya terdengar konyol, bahkan kadang takut menyanggah saran rekan kerja yang lain. Semua itu membuat saya tidak berkembang, karena atasan saya tidak bisa melihat potensi dan kemampuan saya, sedangkan teman-teman saya yang berani bicara mulai naik jabatannya. Melihat hal itu, saya tidak percaya semua diam itu emas. Saya mulai belajar berani mengeluarkan pendapat. Syukurlah, walaupun tidak semua ide saya bisa diterima atasan, setidaknya saya lebih terbuka dan tidak seperti menanggung beban apapun." (Fika, 25 tahun)
Matahari : Kata Sedekah.
“Sedekah tidak harus uang, sedekah bisa juga dengan tersenyum, sedekah ibarat kita melempar bola ke dinding, bola akan memantul kembali. Tapi jangan sekedar mengharapkan dengan sedekah akan mendapat balasan berupa materi saja, menjadi sehat dan bahagia juga sedekah loh. Sedekah membuka pintu rezeki, percaya saja, dari pertemuan dengan siapa pun, kita bisa memiliki kesempatan rezeki lebih besar.”
“Setiap kebaikan adalah sedekah” (HR. Muslim)Maka, setiap kebaikan yang mampu kita lakukan, lakukanlah. Bagaimana jika tidak mampu melakukan semuanya? Cukup dengan diam dengan tidak memberikan gangguan kepada yang lainnya, maka itu juga bernilai sedekah.
“Tidaklah seorang muslim menanam tanaman, kecuali apa yang termakan darinya bernilai sedekah baginya. Apa yang tercuri darinya bernilai sedekah baginya. Apa yang dimakan hewan-hewan buas darinya bernilai sedekah baginya. Apa yang dimakan burung darinya bernilai sedekah baginya. Dan tidaklah seseorang yang mengurangi dan mengambil dari tanaman itu kecuali bernilai sedekah baginya (sampai hari qiyamah tiba).” (Al-Hadist)
“Sesungguhnya memberi pinjaman (hutang) itu menempati kedudukan setengah sedekah.”Memberi tempo kepada orang yang belum mampu melunasi hutangnya, juga merupakan bentuk sedekah.
“Barangsiapa memberi tempo kepada orang yang belum mampu melunasi hutangnya, maka ia setiap harinya seperti bersedekah sejumlah barang yang ia hutangkan.”
“Jika seorang suami memberi nafkah kepada keluarganya dalam keadaan mengharapkan pahala dari Allah, maka itu sedekah baginya.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Ada seseorang melihat orang lain menginfaqkan hartanya untuk ketaatan kepada Allah. Lalu ia berkata, “Andai aku punya harta, aku pasti mengerjakan seperti apa yang dikerjakan si fulan.” Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam berkata, mengomentari kejadian itu, “(Seandainya) ia (jujur) dengan niatnya itu, maka pahala keduanya sama.” (Musnad Ahmad 4/230-231; Sunan At-Tirmidzi no. 2325; dan lainnya).
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, artinya : ”Setiap salah seorang di antara kamu memasuki pagi harinya, pada setiap ruas tulangnya ada peluang sedekah; setiap ucapan tasbih (subhanallah) adalah sedekah, setiap hamdalah (ucapan alhamdulillah) adalah sedekah, setiap tahlil (ucapan la ilaha illallah) adalah sedekah, setiap takbir (ucapan Allahu akbar) adalah sedekah, amar ma’ruf adalah sedekah, nahi munkar adalah sedekah, semua itu cukup tergantikan dengan dua raka’at dhuha.” (HR. Muslim, hadits no. 720).
Perlu dipahami bahwa masjid saat ini tidak lagi beralaskan tanah tetapi lantai. Maka yang kita lakukan adalah menghilangkannya, misalnya dengan mengepelnya atau yang lainnya. Dan ini masih bernilai sedekah, karena tujuannya adalah menghilangkan kotoran yang ada di dalam masjid.
Matahari : Masalah
"Masalah adalah kesempatan kita melakukan yang lebih baik."- Duke Ellington
Swedish Greys - a WordPress theme from Nordic Themepark. Converted by LiteThemes.com.