Y!M ID Baru Kami: radiovolare

Mungkin belum banyak yang tahu sejak kemarin Volare secara resmi menggunakan identitas baru untuk berkomunikasi via Yahoo! Messenger. Semula ID-nya adalah volarefm1034, kini telah berganti menjadi lebih sederhana, sama dengan username twitter, yakni radiovolare.

Ada yang menanyakan, mengapa sampai diganti, karena sayang temannya sudah banyak. Maksud penggantian ini bukan disengaja, melainkan karena kami memang tidak bisa lagi memakai identitas yang lama. Kabar Y!M tidak bisa login datang dari Jaka, Minggu lalu, yang dialaminya sejak Sabtu malam. Seharusnya kesalahan username atau password dapat diatasi dengan me-reset password secara online. Namun cara ini gagal, instruksi dari Yahoo! mengharuskan laporan langsung kepada customer service.

Form aduan sudah diisi, sempat juga direspon oleh Yahoo! namun mereka tidak menjanjikan aksi apa-apa. Kami rasa waktu sepekan untuk menunggu sudah maksimal, dan kami putuskan untuk membuat ID baru. Kebetulan kami berhasil mendapatkan ID yang serupa dengan twitter.

Kenapa ngotot harus pakai akun Yahoo! untuk urusan chatting? Alasannya sedernana. Karena faktanya mayoritas orang Indonesia memilih Yahoo! untuk aplikasi instant messenger. Tapi kalau Bujang Dare tidak memiliki akun Yahoo, tak masalah, kami punya alternatif lain untuk instant messenger:

GTalk: volareradio
MSN: radiovolare@windowslive.com
Facebook Chat: volare@volarefm.com

Dengan banyaknya pilihan berkomunikasi, harapan kami tentunya akan mempermudah Bujang Dare yang hendak memberikan respon dan komentar terhadap acara yang sedang berlangsung di radio. Kami tunggu!

@_temi

Posted in , , , | Leave a comment

Apalah Artinya Radio Tanpa Pendengar?

Apalah artinya radio tanpa pendengar? Salah satu upaya untuk mendekatkan diri dengan pendengar, tahun ini Volare mencoba menggelar yang namanya Listener of The Month. Setiap bulan, Volare memilih seorang pendengar setia yang diajak untuk lebih menyelami dunia radio yang selama ini hanya bisa didengarkan. Ia kami ajak ikut bersiaran, bergaul di studio, memilih lagu untuk diputarkan dan mengikuti setiap kegiatan yang kami adakan.

Seseorang yang kami anggap punya profil pendengar setia Volare adalah Eel. Cara Ia berkenalan dengan Volare pun unik.

pertama kali saya mengenal Radio Volare adalah pada tahun 2008, saya lupa tanggal dan bulan nya, seingat saya bulan nya adalah Oktober atau November, namun hari nya saya ingat betul adalah hari Selasa, sekitar jam 10 malam, waktu itu ketika lagi jari jari main kan frekuensi radio tersasar ke 103.4 FM, dan pada malam itu adalah program " Man Territory " yang mana penyiarnya adalah Bang Indra Mahyudin  dan Poltak Nainggolan. 
Pembicaraan seputar Dunia Laki - laki dan terkesan dewasa, terkesan dewasa dalam arti kata isi pembicaraan mereka sangat lugas, jelas, informasi yang di sampaikan juga menarik pokok nya membuat saya mengenal ini lho sebenar nya seorang penyiar. bukan seperti penyiar - penyiar radio lain nya yang mana setiap pembicaraan mereka terkesan kekanak -kanakan, itu lah persepsi yang saya dapatkan.
Kemudian beberapa hari kemudian saya mencoba mencari kembali Frekuensi Radio Volare, tapi alhasil bukan Radio Volare yang saya Dapatkan tapi radio Lain, setiap kali mendengar Radio yang nama penyiar nya " Indra " saya lansung pantangin, setelah mendengar ia berbicara, saya merasa kecewa, karna bukan Indra itu yang saya cari.. 

Lebih banyak cerita dari Eel, baca langsung tulisannya di:

Menjadi Listener of The Month nya Volare di Bulan Maret.
Cerita Pertama Siaran Sebagai " Listener Of The Month "
My First " Record Of The Week " On Volare FM
Siaran Untuk Kedua Kali nya Sebagai " Listener of The Month " Radio Volare

@_temi

Posted in , | Leave a comment

Kericau Pagi Edisi Perdana

Pukul 7 pagi. Jerry datang dan terpana melihat Lisa duduk manis di depan mixer.

Bukan Bang Indra yang siaran?
Belum tahu dia! Memang Bujang Dare, ada kejutan di pagi tadi. Mulai bulan Mei, dari Senin sampai Jumat ada acara baru, pukul setengah 7, selama setengah jam saja. Namanya Kericau Pagi. Suasana pagi memang identik dengan keriuhan kicauan burung. Apabila Bujang Dare masih beruntung mendengarkan suara alam ini, bersyukurlah. Karena sudah banyak burung yang enggan tinggal di daerah pemukiman yang padat penduduk apalagi tidak ada pepohonan!

Eh, jadi ngelantur. Balik ke Kericau Pagi. Acara ini idenya diproduksi keroyokan Lisa dan Putri. Dengan sedikit revisi, dalam waktu tak sampai 2 minggu, ide mereka siap diudarakan.

Yang bertugas tadi pagi adalah Lisa, yang Volare dapatkan dari Audisi Penyiar bulan lalu. How do you like her so far? Naskah siaran dia buat sendiri, lho. Lagu-lagunya juga dipilih sendiri. Walaupun untuk operator masih dibantu oleh Pandi. Kalau mau kasih kritik dan saran, jangan sungkan ya!

Untung Lisa berinisiatif membawa laptopnya ke studio. Karena ternyata flashdisk yang dia bawa tidak bisa dibuka di komputer studio, begitu juga dengan email yang dikirimkan ke saya. Dengan sedikit kepanikan, siaran perdana bisa rampung tanpa kesulitan berarti.

Oh, ya. Buat yang belum sempat mendengarkan, bisa dengarkan lagi besok ya :)

Yang pasti, Bujang Dare bisa dapatkan ide sarapan, kutipan motivasi, 3 hal yang boleh/tak boleh dilakukan plus lagu-lagu yang bisa pompa semangat pagi Bujang Dare. Sampai ketemu besok!

@_temi

Posted in | Leave a comment

Volare di Skripsi Saya

Heiya Bujang Dare. I do miss you all a lot on the air :D


Perlukah saya perkenalkan diri saya di sini? Hehehe I don't think so. Walaupun saya sudah 2 bulan lamanya tak lagi 'tampilkan suara' dari mic Radio Volare, anyway kali ini saya mau bagibagi abstract skripsi saya. *Pameeeeeer huehehehe*. Ah bukan pamer kok, serius. Di sini saya cuma mau paparkan saja, bahwa apa yang disiarkan di Radio Volare 103.4 FM bukanlah program yang biasa saja, bukan program yang ada hanya sekedar untuk isi jam siar yang kosong, atau program untuk gengsi-gengsian. Sama sekali bukan. Jahat sekali ah kalo ada yang mikir begitu.

Justru, program-program di Radio Volare adalah program yang beratmosfir pendidikan. Salah satunya, yang menjadi sample penelitian saya: Kang Guru Radio English. Apa yang saya lakukan dengan program tersebut? Nah, sebagai gambarannya, di sini saya hadirkan abstract skripsi saya:

ABSTRACT

Zulfany, Dini Haiti. 2010. “An Analysis on Conversation in ‘Kang Guru Radio English’ (KGRE) Program on Volare 103.4 FM Pontianak.”

English Radio Program is one of learning sources for English language learners. It broadcasts on the air by Volare 103.4 FM Pontianak and it supplies access to language learners. Volare 103.4 FM Pontianak is the widest-range radio station in West Kalimantan which broadcasts English Radio Program.

This research mainly investigates two aspects from eight aspects in Dell Hymes’ SPEAKING Model (Situation, Participant, Ends, Act Sequence, Key, Instrumentalities, Norms of Interaction and Interpretation, Genre). The two aspects of the SPEAKING Model are Instrumentalities and Norms of Interaction and Interpretation aspects. The research problems are on how the conversation occur in terms of Instrumentalities aspect and how the conversation occur in terms of Norms of Interaction and Interpretation aspect in Kang Guru Radio English (KGRE) Program on Volare 103.4 FM Pontianak.

The population of this research is the records of conversation of Kang Guru Radio English (KGRE) Program which are recorded on Kang Guru Indonesia Studio in Bali and broadcasted on Radio Volare 103.4 FM Pontianak. Three editions of the programs are taken as the sample. The techniques of data collecting are observation and recording.

The instrumentalities found on this research are observed from the language, code, dialect, register, and style of speech. The languages used in this program are English and Bahasa Indonesia, which English as the target language and Bahasa Indonesia as the local language. The codes of the program are emblematic code switching, inter-sentential code switching, and inner code mixing. The dialects of the speakers are vary and mostly used spoken Australian-English. The register in this program associated with discrete occupation and social group. While the norms of interaction of the speech event in this research cope the turn-taking with Transition Relevant Places overlapping, Discourse Management Devices overlapping, Shared Laughter, and Delayed Completions. There are four kinds of adjacency pair in this research: greeting – greeting, question – answer, request – acceptance, and parting – parting; with question – answer as the adjacency pair appeared the most often.

It is hoped that the findings of the research may contribute the actual data of a piece of Dell Hymes SPEAKING Model and become a guide for the next researchers in order to conduct a better research with the same topic in the future.

Keyword: conversation analysis, code, turn-taking, adjacency pairs, radio.


Demikianlah. Kalo ada Bujang Dare yang merasa perlu bertanya lebih lanjut tentang riset ini, silahkan hubungi saya via e-mail di dini@volarefm.com. Wokeh.

Have a nice day :D

Posted in | Leave a comment

Kirim Kartu DC





















Jaman sekarang, mau kirim salam/pesen lagu bisa lewat sms dengan mudah. Lewat facebook atau YM lebih gampang lagi.

Nostalgia dengan kartu DC! Yuk ikutan kirim kartu DC, pesen lagu dan kirim salam. Pas di HUT Volare ke-37, 26 Februari 2010. Jam siarnya akan dikonfirmasikan kemudian.

Kartu bisa diunduh, setelah ditulis lagu dan salamnya, diposting kembali di wall Facebook Volare. Boleh kirim lebih dari satu, boleh fotokopi. Tapi kalau ingin berkreasi dengan kartu buatan sendiri, silakan saja. Ditunggu sampai 25 Februari!


Untuk kartu-kartu yang paling menarik, bakal diganjar merchandise Volare!

Posted in | Leave a comment
Radio Volare. Powered by Blogger.

Search

Swedish Greys - a WordPress theme from Nordic Themepark. Converted by LiteThemes.com.