Tips 3/3: Menghindari nyamuk



Nyamuk adalah penyebar berbagai macam penyakit. Di Indonesia, nyamuk adalah sumber penularan penyakit demam berdarah, malaria, chikungunya, dan kaki gajah (filariasis) yang marak akhir-akhir ini. Setiap tahun, jutaan orang harus dirawat di rumah sakit karena penyakit-penyakit tersebut. Nyamuk membunuh lebih banyak manusia dibandingkan ular atau harimau.

  1. Perhatikan pakaian. Cara untuk menjauhkan diri dari serangga adalah dengan memakai pakaian yang berwarna terang ketika kamu beraktivitas di luar ruangan. Lagipula ini sudah alamiah karena kita juga pasti tidak mau kepanasan jika memakai pakaian hitam, selain itu juga akan menarik nyamuk.". Kenakan baju berlengan panjang dan celana panjang jika memang harus beraktivitas di luar.
  2. Gunakan krim/minyak penolak nyamuk pada bagian tubuh yang terbuka. Produk penolak nyamuk (mosquito repellent) tersedia dalam bentuk cairan, krim, gel, aerosol dan semprotan. Biasanya, khasiatnya hanya efektif selama satu sampai tiga jam dan selanjutnya harus dioleskan/disemprotkan kembali untuk memperkuat efeknya. Pilihlah penolak nyamuk yang bebas toksin dan alcohol. Bacalah selalu petunjuk pemakaian dalam label. Gunakanlah sewaktu-waktu saja, jangan terus-menerus dalam waktu lama
  3. Konsumsilah beberapa jenis vitamin. Nutrisi yang dapat dimasukkan ke dalam makanan sehari-hari agar efisien dalam mencegah gigitan nyamuk. Misalnya Vitamin B-1, Vitamin B-1 yang juga disebut tiamin, dapat digunakan untuk membantu mencegah gigitan nyamuk dengan bertindak sebagai penolak. Setelah mengonsumsi tiamin, kulit akan mengeluarkan bau yang tidak disukai nyamuk. Vitamin C (Asam askorbat), Vitamin C dapat membantu mengurangi inflamasi (peradangan) dan nyeri akibat gigitan serangga, serta mencegah dari gigitan nyamuk. Vitamin E juga membantu untuk membuat sel darah merah dan meningkatkan perkembangan sel-sel kulit baru dengan meningkatkan sirkulasi darah.


Setelah mengetahui 3 cara penting yang perlu Bujang Dare jalankan, hindari pula 3 yang ini:

  1. Menggunakan wewangian yang kuat. Pewangi dengan aroma kuat, seperti parfum, cologne, dan bahkan shampoo dan kondisioner beraroma merupakan magnet bagi nyamuk. Nyamuk juga tertarik pada hal-hal yang manis dan harum, sehingga jangan lupa untuk menutupi makanan atau minuman ketika sedang berada di luar.
  2. Tempat yang rawan nyamuk. Pertama-tama hindarilah genangan air, yang merupakan tempat berkembang-biak bagi nyamuk. Ini meliputi tempat seperti tempat mandi burung (bird bath) dan bahkan penutup di kolam, yang dapat mengumpulkan genangan dari air hujan. Pastikan kamu mengosongkan seluruh tempat yang dapat menyebabkan genangan tersebut secara teratur.
  3. Menggantung topi. baju, atau tas di tempat terbuka. Simpan di tempat tertutup seperti lemari. 

Mudah bukan? Silakan dipraktekkan, ucapkan selamat jalan pada nyamuk!



Simak Kericau Pagi di Radio Volare Pontianak, FM 103.4, dari Senin-Jumat, pukul 06.30-07.00 bersama @febiresi

Posted in , . Bookmark the permalink. RSS feed for this post.
Radio Volare. Powered by Blogger.

Search

Swedish Greys - a WordPress theme from Nordic Themepark. Converted by LiteThemes.com.