Etika Bersiaran


Hal-hal yang harus diperhatikan oleh seorang penyiar ketika bersiaran ada beberapa poin sederhana yang terlihat kecil dan bahkan terkesan tidak ‘berbahaya’. Tapi yakinkah pendengar akan beranggapan sama?

Apa-apa saja sih hal yang kadang tidak diperhatikan penyiar yang sebenarnya penting?
1.      Suara denging karena feedback dari radio monitor.
2.      Suara membuka dan menutup pintu.
3.      Suara mengetik di keyboard.
4.      Suara gemerisik plastik dan kertas yang iseng dimainkan atau ada yang sedang makan.
5.      Suara bersin, batuk, bahkan buang ingus.
6.      Bisik-bisik, celetukan dan tawa dari mereka yang tidak sedang bersiaran.

Supaya tidak membuat hal tersebut terjadi dan mengganggu Bujang Dare yang di rumah (apalagi pendengar setia) ada baiknya melakukan langkah-langkah di bawah ini.
  1. Kuncilah pintu saat bersiaran, agar tak sembarang orang keluar masuk
  2. Tidak makan saat bertugas. Lapar? Silakan makan di teras. Remah makanan juga terhindar untuk berceceran di karpet.
  3. Menjawab YM, mengetik status, mencari info, dll yang membutuhkan papan ketik, hanya pada saat lagu kecuali dalam keadaan darurat
  4. Apabila hendak melakukan sesuatu yang sekiranya menimbulkan suara, keluarlah sejenak dari studio. Dan pastikan untuk keluar masuk saat lagu/iklan
  5. Matikan nada dering ponsel
  6. Mengingatkan kepada yang berada di kantor, jika hendak menelepon ke ruang atas, cek dulu di radio, apakah penyiar sedang berbicara atau tidak
  7. Ada tamu? Peringatkan dengan sopan mengenai aturan ini jika mereka menimbulkan suara.
  8. Gunakan headphone dan setel suaranya sejelas mungkin di telinga agar semua suara bisa ditangkap (seringkali volume suara pun berubah-ubah karena mulut penyiar berganti posisi tapi tak dimonitor dengan baik perbedaannya melalui headphone)
Itu hanyalah beberapa contoh yang tentunya masih bisa ditambahkan.


Diedit dan diubah beberapa bagian oleh @honeylizious.
Tulisan asli oleh: @_temi via newsletter

Posted in . Bookmark the permalink. RSS feed for this post.

2 Responses to Etika Bersiaran

Dini Haiti Zulfany said...

Tambahan:

Kalo pas siaran dengan narasumber, minimalisir twitteran/ym-an/smsan, bahkan ketika sedang putarkan lagu. Narasumber adalah tamu, tak hanya ketika on air saja, tapi juga off air. Sebaiknya usahakan ajak ngobrol ketika sedang break iklan/putarkan lagu supaya narasumber tidak merasa dicuekkan.

Dengan mengajak ngobrol narasumber, penyiar juga dapat untung: 1. Tambah kenalan. 2. Memperluas jaringan. 3. Dapat ilmu baru yang kadang ketika on air tak sempat tersampaikan.

Sekian tambahan dari *bukanmantan* penyiar Radio Volare hehehe :p

Anonymous said...

wah bagus nih nanti aku sampekan ama non hany dia kan penyiar radiao #kaburrrrrrrrrrrr.

Radio Volare. Powered by Blogger.

Search

Swedish Greys - a WordPress theme from Nordic Themepark. Converted by LiteThemes.com.