Tips 3/3: Membiasakan anak bersikap sopan



Bujang Dare mau tahu 3 hal yang dianjurkan dan 3 hal yang sebaiknya dihindari dalam satu keadaan tertentu, tepat banget jika simak 3 atau 3 di Kericau Pagi di Radio Volare dari Senin sampai Jumat pukul 6.30 pagi.

Hampir sebagian orangtua terkadang merasa kesulitan membiasakan anak agar memiliki perilaku yang sopan. Nah, 3 atau 3 kali ini akan bantu Bujang Dare yang lagi punya kendala membiasakan anak bersikap sopan. Ini dia 3 hal yang dianjurkan.

  1. Cara terbaik untuk mengajari anak tentang sopan santun adalah dengan memberinya contoh perilaku dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah maupun di sekolah. Ada beberapa aktivitas yang dapat Bujang Dare manfaatkan untuk membimbingnya ke arah yang positif.
  2. Melalui buku. Membaca buku bersama anak merupakan kegiatan yang bisa dilakukan untuk mengajarkan sikap sopan santun. Ketika memilih sebuah buku untuk anak, pilihlah yang sesuai dengan usia dan  karakter yang dikaguminya. Agar si kecil makin tertarik, pilihlah buku-buku yang mudah dicerna, berwarna, dan banyak gambarnya.
  3. Ajari sopan santun sambil bermain bersama anak. Mengadakan pesta minum teh di rumah, misalnya, memungkinkan Bujang Dare untuk mengajarkan anak-anak mengenai sopan santun, seperti tata krama menyajikan makanan di meja yang benar, meminta sesuatu yang berada di seberang meja dan bagaimana cara menyudahi makan yang sopan.


Sekarang saatnya simak 3 hal yang sangat-sangat tidak dianjurkan saat Bujang Dare sedang gencar-gencarnya ngelatih si kecil untuk dapat bersikap sopan:

  1. Hanya bicara saja. Maksudnya adalah sebagai orang tua kita harus dituntut terbiasa bertutur santun sebelum mengharapkan anak melakukan hal serupa. Studi menunjukkan anak-anak menggunakan kata-kata sopan sekitar 25 persen dari apa yang mereka dengar.
  2. Hanya menyuruh anak melakukan sesuatu tanpa penjelasan. Jangan lupa untuk ajari anak tentang makna dari hal yang harus dia lakukan. Misalnya, sebagian besar anak belum paham benar arti terima kasih. Jadi Bujang Dare harus memberi pemahaman bahwa mengucapkan terima kasih tidak ada hubungannya dengan seberapa banyak hal atau barang yang diberi seseorang.
  3. Menyepelekan perasaan anak. Bicarakanlah dengan anak Bujang Dare terkait perasaan mereka ketika diberi perhatian khusus. Jelaskan bahwa setiap kali anak bertindak sopan, anak sedang menyampaikan karunia perasaan baik yang dianggap dan dihargai.


@lisaragih

Posted in , . Bookmark the permalink. RSS feed for this post.
Radio Volare. Powered by Blogger.

Search

Swedish Greys - a WordPress theme from Nordic Themepark. Converted by LiteThemes.com.