Tips 3/3: Merawat panci dan wajan




Merawat panci dan wajan menjadi pembahasan di 3 atau 3 hari ini. Panci dan wajan menjadi alat pamungkas Bujang Dare ketika mengolah makanan di dapur. Tentu, agar awet dan tahan lama, Bujang Dare mesti merawat panci dan wajan dengan benar. Ini dia 3 hal yang sebaiknya Bujang Dare lakukan untuk merawat panci dan wajan di rumah:

  1. Ketika menggunakan panci dan wajan (dari bahan apa pun), pastikan api yang digunakan cukup kecil untuk mencegah api kencang yang menjilat kuat merusak sisi-sisi panci dan wajan. Jika resep masakan Bujang Dare membutuhkan panas api cukup tinggi, pastikan luas penampang bagian bawah panci dan wajan cukup besar untuk menahan api yang besar.
  2. Untuk memperlama usia kegunaan alat masak antilengket, Bujang Dare bisa mengoleskan minyak sayur tipis-tipis setiap kali usai dicuci. Jika panci atau wajan terkena noda, rebuslah satu cangkir air bersama 1,5 cangkir cairan pemutih dan dua sendok makan baking soda selama 5 menit sebelum dicuci.
  3. Jika Bujang Dare berhadapan dengan kotoran yang amat sulit dibersihkan seperti makanan gosong, coba rendam panci atau wajan dengan air sabun yang hangat selama satu jam, kemudian rebus air menggunakan panci tersebut selama 15 menit. Setelah airnya dingin, gunakan sabut dari nylon untuk mengangkat residunya.

Ada 3 hal umum yang mungkin tanpa Bujang Dare sadari sering tidak diperhatikan namun berdampak buruk bagi perabotan wajan dan panci. 3 hal yang perlu Bujang Dare hindari adalah:

  1. Menggunakan alat masak yang terbuat dari logam untuk bahan panci maupun wajan anti-lengket. Bujang Dare bisa menggunakan alat masak yang terbuat dari kayu, silikon, karet, atau plastik.
  2. Menggunakan pembersih yang sifatnya abrasif seperti abu gosok atau alat pencuci yang terbuat dari kawat besi. Hal ini bisa menibulkan goresan-goresan pada panci dan wajan. Coba saja gunakan net dari nylon dan pembersih yang lembut untuk membersihkannya.
  3. Membiarkan panci dan wajan dalam keadaan kotor semalaman. Setiap kali usai digunakan,  tunggulah hingga dingin, lalu cuci bagian dalam dan luarnya. Upayakan untuk menyimpan panci dan wajan dalam keadaan digantung, jangan ditumpuk-tumpuk, karena akan menambah resiko kerusakan, tergesek, tergores atau berkarat.


Posted in , . Bookmark the permalink. RSS feed for this post.
Radio Volare. Powered by Blogger.

Search

Swedish Greys - a WordPress theme from Nordic Themepark. Converted by LiteThemes.com.